BACKUP DAN RESTORE

    • Pengertian Backup dan Restore

 

Backup dan restore merupakan kegiatan yang penting dalam pengembangan sistem karena mampu memperkecil adanya kemungkinan kehilangan data dan informasi dan mampu menjaga keutuhan data. Kehilangan data ini penyebabnya bisa bermacam-macam baik yang berasal dari user sendiri, sistem, ataupun faktor eksternal lainnya seperti bencana alam dan sebagainya.




  • Pengertian Backup Data

 

memindahkan atau menyalin kumpulan informasi (data) yang tersimpan di dalam hardisk komputer yang biasanya dilakukan dari satu lokasi/perangkat ke lokasi/perangkat lain. Data atau kumpulan informasi tersebut bisa berupa file dokumen, gambar, video, audio, system windows, driver, atau software/program tertentu.




  • Fungsi Backup Data

 

Kegunaan atau manfaat back up data yaitu kita masih mempunyai cadangan data dari data yang hilang/rusak/terhapus, baik yang disebabkan oleh kesalahan kita sendiri atau faktor lain di luar kemampuan kita, seperti: terkena virus, file rusak (tidak bisa dibuka), perangkat komputer error/bermasalah, mati listrik, bencana, dan lain sebagainya.Dengan begitu cadangan data yang sudah kita simpan tersebut dapat kita gunakan kembali sebagai pengganti data yang telah hilang/rusak/terhapus tadi. Fungsi back up data lebih mengacu pada faktor keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan komputer.

 

 






  • System Restore 

 

adalah sebuah sytem / fitur yang terdapat pada operating system windows. Dengan System Restore memungkinkan seorang administator windows atau pengguna operating system windows untuk mengembalikan system windows pada kondisi sebelumnya atau pada kondisi semula.

 

 

 

  • Fungsi System Restore

 

adalah apabila pada sebuah Operating System (OS) Windows mengalami masalah yang menyebabkan kinerja system tidak dapat bekerja dengan optimal. Masalah ini timbul disebabkan oleh beberapa hal seperti serangan virus, file error, dan kesalahan penggunanya.

 

2. Tipe Backup 

 

Terdapat dua jenis tipe backup yang ada saat ini, yakni :

 

 

·                     BACKUP UTUH (FULL BACKUP)

 

Ini merupakan strategi backup yang paling simpel karena menyalin semua file dari suatu sistem ke dalam tape atau media backup lainnya. Dengan kata lain, full backup adalah salinan lengkap file-file yang dimiliki oleh suatu sistem komputer atau sebuah disk, di dalamnya dapat juga termasuk file-file yang berkaitan dengan sistem operasi selain file-file milik user.

 

Sebagaimana dijelaskan diatas, strategi backup ini akan memakan waktu lebih lama dan berat karena jumlah data yang disalin banyak tergantung besar dan banyaknya file-file yang ada di komputer.

 

 

 

·                     INCREMENTAL BACKUP

 

Ini merupakan strategi backup yang paling sering dipilih. Dalam strategi ini, sistem hanya menyalin file-file yang berubah sejak backup sebelumnya. Incremental backup ini baik digunakan ketika skema full backup terlalu berat karena file-filenya terlalu banyak dan juga hanya sebagian kecil saja datanya yang berubah setiap harinya. Dalam hal ini melakukan backup hanya untuk file-file yang kecil akan lebih cepat daripada harus melakukan full backup.

 

 





3. Media Penyimpanan

 

Media Penyimpanan merupakan peralatan fisik yang menyimpan representasi data. Media Penyimpanan Sekunder merupakan media yang digunakan untuk menyimpan data di luar Main Memory pada komputer.

 

 

 

Terbagi menjadi 2 golongan, yakni :

 

·        Penyimpanan Primer : kecepatan akses tinggi, kapasitas lebih kecil, dan berharga mahal (Internal Storage).

 

·        Penyimpanan Sekunder : kecepatan akses rendah, kapasitas besar, dan berharga lebih murah (Eksternal Storage).

 

 

 

Ada 4 bagian di dalam Primary Storage, yakni :

 

1.     Input Storage Area : Untuk menampung data yang dibaca.

 

2.     Program Storage Area : Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.

 

3.     Working Storage Area : Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.

 

4.     Output Storage Area : Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.

 

 

 

Metode  Backup dan Restore

Pada Centos terdapat 2 metode dalam membackup dan merestore yaitu :

 


1) TAR

 

Format perintah tar untuk pembuatan file backup sebagai berikut :

 

 

 

·        tar cvf /home/OS21/cobabackup /home/OS21/Desktop
format ini berfungsi untuk membuat file backup dalam bentuk tar, dimana "cobabackup" itu adalah file baru dari data yang akan di backup sedangkan "Desktop" adalah file yang ingin di backup.

 

·        tar cvf /home/OS21 `find /home -mtime -1 -print`format ini berfungsi untuk Incremental Backup dengan tar

 




·        tar tvf /home/OS21/cobabackup 
format ini berfungsi untuk melihat isi file-file apa saja yang berhasil dibackup.

 

·        tar xvf /home/OS21/cobabackup
format ini berfungsi untuk mengekstrak file backup (restore).

 


2) CPIO

 

·        find /home/OS21/Desktop -print | cpio -o < cobabackup
format ini digunakan untuk Full Backup dengan cpio.

 

·        find /home/OS21/Desktop -mtime -1 | cpio -o < cobabackup
format ini berfungsi untuk Incremental Backup dengan cpio.

 

·        cpio -it < cobabackup
format ini berfungsi untuk Memeriksa Hasil Backup

 

·           cpio -i < cobabackup
format ini berfungsi untuk Restore File dengan cpio


            PRAKTIKUM





 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelebihan dan Kekurangan LSTM(7)